Kupang-DETIK45 || Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur bermitra dengan Media selenggarakan kegiatan "FLOBAMORA Creative Expo 2026" dengan tema "Flobamorata Berkarya Menuju Perekonomian Berdaya dan Berkelanjutan "., Selasa, 22/9/2026 di Subasuka Ca-fe Kupang.
Diawal Penjelasannya Kepala Kantor BI NTT, Adidoyo memperkenalkan tim Deputi baru Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur, yakni deputi bidang Sistim Pcembayaran dan Peredaran Uang Rupiah, dan Aris Setyo Wibowo Deputi bidang Analisa Pertumbuhan Perekonomian dan Bidang UMKM serta Bidang Kehumasan di BI NTT.
Tujuan kegiatan FCE 2026 adalah untuk memperkenalkan dan menampilkan produk produk unggulan yang ada di NTT baik potensi Wastra ( tenun ikat) kopi dan juga kuliner, serta mendorong UMKM naik kelas.
Flobamorata Creative Expo 2026 menjadi ruang promosi sekaligus pengembangan kreativitas pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mendorong UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas memperluas proses dan menciptakan nilai tambah dari potensi lokal.
Pelaksanaan FCE ini sudah dilaksanakan sebanyak lima kali dan setiap pelaksanaanya kegiatan ini terus dikembangkan dengan menghadirkan berbagai potensi kreatif masyarakat Nusa Tenggara Timur, mulai dari tenun kopi hingga produk kuliner.
Salah satu inovasi yang menjadi perhatian dalam FCE 2026 adalah produk pembuatan es cream berbahan kulit pisang dari kabupaten Belu.
Inovasi tersebut menunjukan bahwa bahan lokal ini masih dianggap limbah yang masih bisa diolah menjadi produk bernilai ekonomi, apabila dikembangkan secarah kreatif.
Kami ingin UMKM menjadi naik kelas di NTT kita ingin meningkatkan kapasitas UMKM yang ada untuk naik kelas dan bergaya , maka UMKM harus diperkuat.
Tidak sekadar expo ada juga kepedulian untuk korban gempa, FCE 2026 juga tidak hanya berorientasi pada penguatan ekonomi, kegiatanini sekaligus menjadi wadah untuk membangun kepedulian terhadap masyarakat Flores yang terdampak gempa.
Melalui FCE 2026 sebagian hasil produk UMKM, akan didonasikan bagi masyarakat yang terdampak di sejumlah wilayah Flores. kami juga berempati dengan saudara-saudara yang ada di Flores kami terus berinovasi mendorong ekonomi NTT naik kelas juga memberikan bantuan.
Konsep FCE tahun ini dirancang agar masyarakat dapat menikmati berbagai UMKM sekaligus ikut berkontribusi membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Dengan konsep tersebut transaksi ekonomi yang berlangsung selama expo , diharapkan memberikan manfaat ganda disatu sisi memperkuat pelaku UMKM disisi lain membuka ruang bagi masyarat untuk ikut membantu korban gempa.
Harapannya adalah masyarakat bisa berdonasi kepada masyarakat di Flores. Kegiatan ini dirancang sedemikian rupa sehingga menarik bagi masyarakat selain untuk meningkatkan ekonomi dan UMKM untuk naik kelas bisa juga membantu saudara.





LEAVE A REPLY