Home Lintas Bali & Nusa Tenggara OJK Dorong Pertumbuhan Ekonomi NTT; Outbound bersama Media di Desa Coklat Bali

OJK Dorong Pertumbuhan Ekonomi NTT; Outbound bersama Media di Desa Coklat Bali

Media Gathering, bersama OJK NTT

16
0
SHARE
OJK Dorong Pertumbuhan Ekonomi NTT; Outbound  bersama  Media di Desa Coklat Bali

Keterangan Gambar : Foto: detik45.

BALI-DETIK45  || Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Yan Jimmy Hendrik Simarmata,  dalam program rutin bersama Media, melaksanakan Media Gathering di Desa Coklat Bali Provinsi Bali, 27-28 April 2026.

Dalam briafingnya Jimmy Simarmata mengajak Media untuk memberikan informasi penting dan  akurat, apa yang di alami saat kunjungan, sebagai bentuk kontribusi OJK bersama Media bagi pembangunan di Nusa Tenggara Timur. 

Kunjungan Kebun Kakao Desa Coklat Bali:

Desa Coklat Bali merupakan branding petani kakao, yang terletak di Dusun Cau, Desa Tua-Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan Bali, adalah tujuan kegiatan Media Gathering program Semester I OJK NTT. 

Desa ini terkenal dengan keberhasilannya dalam mengembangkan industri coklat berbasis kakao lokal.

Bali, meskipun lebih dikenal dengan budaya dan pariwisatanya, kini juga mulai dikenal sebagai penghasil coklat berkualitas dengan cita rasa khas. Desa Coklat Bali tidak hanya menawarkan keindahan alamnya, tetapi juga memperkenalkan cara pembuatan coklat yang  serta memanfaatkan produk kakao yang tumbuh subur di desa ini.

Varietas Kakao yang Tumbuh di Bali

Kakao yang digunakan di Desa Coklat Bali berasal dari varietas unggul, yang memiliki cita rasa dan aroma yang khas. Varietas yang paling umum ditanam di Bali adalah Forastero, Criollo, dan Trinitario.

Forastero: Ini adalah varietas kakao yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Coklat yang dihasilkan dari kakao jenis ini cenderung memiliki rasa yang lebih kuat dan sedikit pahit, dengan tingkat kepahitan yang lebih tinggi dibandingkan varietas lainnya.

Criollo: Varietas ini dikenal sebagai kakao premium dengan kualitas rasa yang lebih halus dan aromatik. Kakao Criollo lebih langka dan lebih mahal, tetapi memberikan rasa coklat yang lebih kaya, lebih lembut, dan lebih sedikit asam. Varietas ini menghasilkan coklat dengan rasa yang lebih manis dan penuh, yang sangat dihargai di pasar internasional.

Kakao yang ditanam di Bali biasanya berasal dari petani lokal yang mengelola kebun mereka dengan prinsip pertanian berkelanjutan. Selain itu, para petani di Desa Coklat Bali juga memanfaatkan sistem agroforestry, yang tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan tetapi juga meningkatkan kualitas kakao yang dihasilkan.

Proses Produksi Coklat

Proses pembuatan coklat di Desa Coklat Bali melibatkan serangkaian tahap yang dimulai dari pemetikan buah kakao hingga pengolahan menjadi coklat yang siap konsumsi. Setelah buah kakao dipetik, biji kakao yang ada di dalamnya diekstrak dan difermentasi selama beberapa hari untuk mengembangkan rasa yang khas.

Setelah proses fermentasi, biji kakao dikeringkan dan kemudian dipanggang.

Setelah biji kakao dipanggang, biji tersebut digiling untuk menghasilkan massa kakao, yang selanjutnya diproses menjadi coklat batangan atau berbagai produk coklat lainnya, seperti coklat praline, coklat cair, dan berbagai produk olahan. Proses ini dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menjaga kualitas rasa dan aroma kakao.

Pemasaran dan Promosi Coklat Bali

Pemasaran coklat Bali, khususnya dari Desa Coklat Bali, dilakukan melalui berbagai saluran, baik lokal maupun internasional.

Salah satu cara utama pemasaran adalah melalui pariwisata. Wisatawan yang datang ke Bali sering diajak untuk berkunjung ke Desa Coklat Bali, di mana mereka dapat melihat langsung proses pembuatan coklat, mulai dari panen kakao hingga pembuatan coklat batangan.

Hal ini memberikan pengalaman unik bagi pengunjung yang ingin mengetahui lebih jauh tentang industri coklat Bali.

Selain itu, produk coklat Bali juga dipasarkan secara online dan melalui toko-toko oleh-oleh yang ada di Bali dan di berbagai kota besar Indonesia.

Ada juga upaya untuk menembus pasar internasional, dengan mengirimkan produk coklat Bali ke luar negeri. Kualitas tinggi dan rasa yang khas menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta coklat dunia.

Promosi yang efektif juga dilakukan melalui berbagai acara dan festival makanan yang mengedepankan produk-produk lokal, termasuk coklat.

Desa Coklat Bali bekerja sama dengan berbagai pelaku industri pariwisata untuk memperkenalkan produk mereka kepada pasar yang lebih luas.

Dengan jadwal yang cukup padat, setelah mengunjungi pabrik Cau Chocolate, Media juga diperkenankan mengunjungi produksi padi di Poktan Subak Bengkel dengan sistem pengairan yang sudah teratur. ( fm).